Bambu merupakan tanaman yang sangat luar biasa. Di Indonesia, selain popular namun juga tumbuh subur hampir di semua wilayah. Selain untuk bangunan, kerajinan, dan dimakan, ternyata ada khasiat tersembunyi dari bambu yang jarang diketahui oleh masyarakat luas, yakni daunnya. Dalam pengobatan Cina, daun bambu telah lama dimanfaatkan sebagai obat dari berbagai macam penyakit. Sebuah kitab pengobatan berjudul Ming yi bie lu yang merupakan kumpulan ramuan obat-obatan Cina, dikatakan daun bambu dapat dimanfaatkan sebagai obat pereda batuk, dan sesak nafas. Selain itu pula khasiatnya dapat digunakan untuk menurunkan kolesterol, asam urat dan meningkatkan stamina.
Efek kimia bambu yang menyejukkan, harum, berasa pahit juga terkait dengan kandungan flavonoid, polisakarida, klorofil, asam amino, vitamin, dan kandungan bermanfaat lain yang sangat beragam. Menurut pakar pengobatan Cina dari Shanghai TC University, kandungan flavanoid ini memiliki efek positif dalam kemoterapi sumsum tulang dan imunitas tubuh. Selain bermanfaat juga dalam memperbaiki sistem mikrovaskular bagi penderita jantung, fungsi trombosit dan peredaran darah dalam jantung. Di Cina flavanoid bambu telah dipatenkan dan dimanfaatkan sebagai penghambat oksidasi lemak.
Efek kimia bambu yang menyejukkan, harum, berasa pahit juga terkait dengan kandungan flavonoid, polisakarida, klorofil, asam amino, vitamin, dan kandungan bermanfaat lain yang sangat beragam. Menurut pakar pengobatan Cina dari Shanghai TC University, kandungan flavanoid ini memiliki efek positif dalam kemoterapi sumsum tulang dan imunitas tubuh. Selain bermanfaat juga dalam memperbaiki sistem mikrovaskular bagi penderita jantung, fungsi trombosit dan peredaran darah dalam jantung. Di Cina flavanoid bambu telah dipatenkan dan dimanfaatkan sebagai penghambat oksidasi lemak.
Berbagai kitab herbal, kitab obat klasik, dan farmakop Cina mencatat khasiat bambu dalam menyembuhkan penyakit. Diantaranya :



